Pemerintah Macau mengatakan bahwa mereka telah mulai menjual masker untuk anak-anak dengan usia antara tiga hingga delapan. Kebijakan tersebut diumumkan selama konferensi pers harian dari Pusat Koordinasi dan Respon Coronavirus mengenai ancaman coronavirus.

Menurut pengaturan baru, orang tua atau wali yang sah dapat membeli 5 masker untuk anak-anak dan lima untuk orang dewasa dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah setiap 10 hari.

Ini merupakan kali pertama pemerintah menjual masker untuk anak-anak. Pada dua putaran sebelumnya, pemerintah hanya menginisiasi penjualan masker untuk orang dewasa.

Dr. Lei Wai Seng yang berasal dadri Pusat Rumah Sakit Umum Conde de S. Januario mengatakan bahwa dengan alokasi 5 masker per anak setiap 10 hari sudah cukup karena anak-anak seharusnya akan tinggal di rumah selama wabah coronavirus ini.

Pemerintah Macau Mulai Menjual Masker Untuk Anak-Anak
Pemerintah Macau Mulai Menjual Masker Untuk Anak-Anak

Sekolah di macau telah ditutup sementara dan murid-murid telah diminta untuk belajar di sekolah.

Pihak petugas mengungkapkan bahwa sejauh ini telah ada 10 juta masker dengan harga yang ditentukan pemerintah yang terjual selama dua putaran pertama penjualan. Pemerintah sejauh ini telah memesan 20 juta masker.

Warga Macau dan para pekerja yang tidak tinggal di Macau diberikan hak untuk membeli 10 masker setiap 10 hari pada apotek yang telah ditentukan, pusat kesehatan publik dan asosiasi komunitas yang telah ditunjuk. Secara total terdapat 87 titik penjualan.

Para pembeli harus menunjukan kartu identitas mereka atau izin kerja yang asli untuk dapat membeli masker tersebut. Namun, mereka juga dapat membeli masker dari apotek atau outlet lainnya dengan harga pasar yang lebih mahal dari harga yang dijual pemerintah.

Macau memiliki populasi sekitar 680 ribu jiwa, termasuk hampir 200 ribu pekerja yang dari luar Macau. Dari jumlah pekerja tersebut sekitar dua pertiga berasal dari China daratan.

Sementara itu, Lam Chong yang mana menjadi Kepala Pusat Biro Kesehatan Untuk Pengendalian dan Pencegahan penyakit mengatakan bahwa sangat sulit untuk menggambarkan kapan Macau akan kembali normal dengan mempertimbangkan bahwa peringatan corona ini telah berlangsung selama satu bulan.

Lam mengatakan bahwa situasi saat ini lebih buruk dibandingkan dengan krisis SARS pada 2003, ketika Macau mengonfirmasi kasus pertama dari coronavirus.

Menurut Biro Kesehatan, 31 pasien coronavirus telah berada di Macau sebelum mereka didiagnosa dengan penyakit ini, sebagian besar di Zhuhai dan Hongkong.

Macau menjadi pusat dari judi casino Asia dan berbagai bisnis hiburan seperti bioskop, bar dan klub malam. Semua operasi dari industri hiburan telah ditutup oleh pemerintah semenjak Rabu minggu lalu untuk paling tidak setengah bulan kedepan dengan tujuan mengurangi resiko penularan coronavirus.

Sektor layanan publik yang mempekerjakan 32 ribu pekerja juga telah ditutup.