Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melakukan kunjungan ke Singapura dan mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura Lee Shien Long di Istana Presiden Singapura.

Pertemuan ini dilakukan pada sela kunjungan ke Singapura untuk menerima Penghargaan The Distinguished Service Order dari Pemerintah Singapura yang akan diserahkan langsung oleh Presiden Singapura YM Halimah Yakob.

PM Lee Hsien Loong mengatakan bahwa Menteri Dalam Negeri berhasil membangun kerjasama yang baik dengan Singapura ketika masih menjabat Kapolri. PM Lee mengharapkan bahwa Tito pada posisi barunya sebagai Menteri Dalam Negeri dapat mempererat kerjasama antara kedua kedepannya.

PM Lee Hsien Loong Minta Dukungan Mendagri Tito Karnavian Untuk Tingkatkan Kerjasama Antara Singapura Dengan Indonesia
PM Lee Hsien Loong Minta Dukungan Mendagri Tito Karnavian Untuk Tingkatkan Kerjasama Antara Singapura Dengan Indonesia

“Indonesia adalah negara yang besar dan kaya dengan sumber daya alam sehingga memiliki potensi yang besar untuk menjadi lokasi industri manufaktur di masa depan. Indonesia terletak di loaksi strategis dan kedua negara memiliki sejarah persahabatan yang cukup panjang,” kata PM Lee.

PM Lee juga mengharapkan Indonesia dapat terus melakukan reformasi yang akan mempermudah investasi terutama pada penyederhanaan peraturan pada daerah, sistem perpajakan dan juga pendaftaran tenaga kerja.

Menanggapi hal ini, Menteri Tito menyatakan bahwa salah satu fokus perhatian Presiden Jokowi adalah meningkatkan investasi. Tito menyampaikan secara mendetail ke PM Lee langkah penyederhanaan aturan terkait peraturan dan birokrasi investasi melalui Omnibus Law.

PM Lee tampak antusias atas paparan mengenai Omnibus Law yang merupakan salah satu terobosan untuk dapat menyederhanakan peraturan yang sering dianggap menghambat investasi langsung dari luar negeri ke Indonesia.

Pada pertemuan tersebut PM Lee Hsien Loong didampingi oleh beberapa pejabat utama dalam pemerintah Singapura seperti Kepala Polisi Singapura, Jenderal Hoong Wee Teck.