Perayaan malam Tahun Baru 2020 di Jakarta diguyur dengan hujan tanpa henti. Curah hujan yang tinggi tersebut menyebabkan air yang membanjiri beberapa titik di Ibu Kota.

Banjir di Jakarta tepat pada awal tahun 2020 ini menjadi sorotan beberapa media internasional. Salah satu dari media tersebut adalah The Straits Times yang berbasis di Singapura.

Media The Strai Times pada situs nya, straitstimes.com menuliskan “4 Dead After Jakarta Hit By Flooding” dengan mengangkat berita empat orang tewas karena banjir yang melanda ibu kota Indonesia. Ditambahkan juga tanah longsor yang dipicu hujan deras pada malam Tahun Baru juga mengakibatkan beberapa warga tewas.

Listrik dimatikan pada ratusan lingkungan yang tergenang air diseluruh Jakarta, rumah untuk sekitar 30 juta, dengan beberapa jalur kereta api dan salah satunya bandara kota yaitu Bandara Halim Perdanakusuma juga ditutup. Seorang anak berusia 16 tahun meninggal setelah tersengat listrik oleh kabel listrik sementara tiga orang lainnya meninggal karena hipotermia.

Media Internasional Sorot Banjir Malam Tahun Baru Jakarta
Media Internasional Sorot Banjir Malam Tahun Baru Jakarta

Media Malaysia, The Star juga menuliskan bencana banjir di Jakarta dengan juduk “Overnight Rain Triggers Severe Flooding In Jakarta”. Dilaporkan melalui situs thestar.com.my, hujan deras di Jakarta dan daerah sekitarnya sejak Malam Tahun Baru telah menyebabkan banjir terburuk dalam hampir tujuh tahun terakhir dan merendam rumah dan mobil serta menyebabkan satu bandara di tutup.

Lebih dari 700 daerah menderita pemadaman listrik, menurut PLN. Bandara Halim Perdanakusumah juga diharuskan ditutup oleh operator dan membatalkan beberapa penerbangan karena landasan pacu yang tergenangi oleh air. Banyak jalan di Jakarta yang juga tidak dapat dilewati.

Curah hujan yang tinggi diperkirakan akan terus berlanjut dalam tiga hari kedepan, menurut lembaga cuaca Indonesia yang disebut dengan nama BMKG melalui akun Twitter. Lembaga ini juga meminta waraga untuk menyimpan dokumen penting di tempat yang aman dan mempersiapkan cadangan pasokan listrik.

Media bisnis ternama AS, Bloomberg juga ikut menyoroti banjir di Jakarta kali ini dengan artikel yang berjudul “Indonesian Capital Jakarta Hit By Worst Flooding Since 2013”. Dalam artikel ini dituliskan bahwa pemerintah provinsi Jakarta memprioritaskan keselamatan dari penduduk dan menginstruksikan sekolah serta perkantoran untuk bersiap menyediakan tempat berlindung karena lembaga cuaca negara itu memperkirakan bahwa curah hujan akan terus tinggi dalam tiga hari ke depan.

Pada Januari 2013, lebih dari 30 juta warga Jakarta terkena dampak dari banjir yang menewaskan puluhan orang dan daerah yang tergenang termasuk pada kawasan pusat bisnis.

Badan cuaca Indonesia, BMKG mendesak orang untuk menyimpan dokumen penting di tempat yang aman serta mempersiapkan listrik cadangan.

Media Thailand yaitu Bangkok Post juga menulsiakn artikel yang hampir sama dengan judul “Jakarta Hit by Worst Flooding Since 2013”.